“Senyuman ini…”: Nasihat untukku

jadi sangat malu mengingat raut kusut, wajah masam, muka garang, tatapan sinis dan segala ketidak santunan mimik muka yang pernah ada dihari-hariku.. apalagi ditambah mengingat keterbatasan dan minimnya amalku

1209306_666790486682279_1603019382_n

247426_1845450253182_1148408524_31667737_5295793_n

palestina-2

Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezki.(169) Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.(170) Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.(171) [Q. S. Ali Imran : 169-171]

download (1)

Subhanaloh…

nasihat mencerahkan di rabu pagi yang muram
ummu dhia

Rabu, 10 Desember 2014

Categories: Berita Internasional, Galeri Foto, Motivasi | Tinggalkan komentar

Renungan

Untuk sekejab
Diam ……. Dan renungkanlah saudariku
Untuk sejenak
Diam……. hilangkanlah segala persepsi negatif
Tentang segala yang ada disekelilingmu
Untuk beberapa menit saja saudariku
Diam……. Dengarlah pesan-pesan Alloh yang telah ia titipkan lewat angin, udara, air yang bisa kita rasakan dan dengarkan keberadaannya

Saudariku…
Mungkin telah banyak kalimat-kalimat ditulis dan dibukukan yang mengajak kita kembali pada fitrahNya, telah ribuan kata kita dengar yang mengingatkan kita untuk tidak keluar dari rambu rambu kebenaran ini, telah berulangkali pula kita lantunkan ayat-ayat CintaNya , bahkan telah berkali-kali pula kita sendiri yang menyampaikan pesan Dien Islam ini untuk anak-anak kita atau untuk murid-murid kita entah itu dengan tutur lembut kata kita, ketegasan kita atau bahkan kadang dengan amarah kita.

Saudariku…
Tak selayaknya dengan itu semua kita merasa telah cukup untuk mendengarkan pesan dan ilmu baru, merasa telah menjadi manusia cerdas yang tanpa orang lain bisa merasa kuat. Sebab ilmu Alloh itu sangatlah luas dan kita sangatlah terbatas dalam mendapatkannya seperti yang telah tertulis dalam Al Quran surat Lukman ayat 27

Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut [menjadi tinta], ditambahkan kepadanya tujuh laut [lagi] sesudah [kering]nya,
niscaya tidak akan habis-habisnya [dituliskan] kalimat Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Dan segala puji milik Alloh SWT yang menempatkan kita dalam lingkaran ukhuwah ini, sehingga kita bisa saling mengingatkan dan menguatkan. Akan tetapi perlu kita sadari, ada sekian banyak orang-orang terdekat kita yang belum ikut serta merasakan indahnya risalah ini, betapa banyak orang-orang yang setiap hari kita temui belum menunaikan pesan-pesan Alloh yang telah jelas Alloh perintahkan.
Dan sangat kita sadari, dalam menyampaikan pesan kebaikan itu tidaklah mudah, tidak dalam waktu sekejab.

Seperti itulah Dakwah. Menyedot saripati energimu.
Sampai tulang belulangmu. Sampai daging terakhir yg menempel di tubuh rentamu.
Tubuh yg luluh lantak diseret-seret. Tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari..

Dakwah bukannya tidak melelahkan.
Bukannya tidak membosankan.
Dakwah bukannya tidak menyakitkan.
Bahkan juga para pejuang risalah bukannya sepi dari godaan kefuturan.
Tidak! Justru kelelahan. Justru rasa sakit itu selalu bersama mereka sepanjang hidupnya. Setiap hari.
Satu kisah heroik, akan segera mereka sambung lagi dengan amalan yang jauh lebih tragis.

Penggalan pesan ustadz Rahmad abdulloh diatas menegaskan bahwa dakwah membutuhkan pengorbanan tenaga, energi, materi dan banyak hal lainnya, akan tetapi beliau dalam kelanjutan pesannya menyampaikan

Justru karena rasa sakit itu selalu mereka rasakan, selalu menemani
justru karena rasa sakit itu selalu mengintai ke mana pun mereka pergi,
akhirnya menjadi adaptasi.

Kalau iman dan godaan rasa lelah selalu bertempur, pada akhirnya salah satunya harus mengalah.
Dan rasa lelah itu sendiri yang akhirnya lelah untuk mencekik iman. Lalu terus berkobar dalam dada.
Begitu pula rasa sakit. Hingga luka tak kau rasa lagi sebagai luka. Hingga hasrat untuk mengeluh tidak lagi terlalu menggoda dibandingkan jihad yang begitu cantik.

Karena itu kamu tahu.
Pejuang yg heboh ria memamer-mamerkan amalnya adalah anak kemarin sore.
Pejuang Yg takjub pada rasa sakit dan pengorbanannya juga begitu.
Karena mereka jarang disakiti di jalan Allah.
Karena tidak setiap saat mereka memproduksi karya-karya besar.
Maka sekalinya hal itu mereka kerjakan, sekalinya hal itu mereka rasakan, mereka merasa menjadi orang besar.

Saudariku
Pesan indah Ustadz Rahmad Abdulloh mengantarkan kita pada sebuah tekad untuk terus berjuang. Sehingga kita tidak lagi merasa cukup dengan amal yang telah kita tunaikan saat ini. Tidak mudah merasa bangga dengan pengorbanan dan perjuangan yang pernah kita lakukan
Sakit dan lelahnya kita saat ini sangat jauuuuuuh dibandingan apa yang telah dirasakan Rosululloh dan para pendahulu dakwah
Tekadkan diri untuk melangkah saudariku,
Jangan katakan sudah ada banyak orang yang lebih baik ilmunya dibandingkan kita
Jangan katakan sudah banyak beban hidup yang saat ini kita tanggung
Jangan katakan sudah habis waktu kita untuk menambah amalan baru

Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu

(Ustadz Rahmad Abdulloh)

Renungan Dakwah dalam acara DM DP 2,
Parakan, Sabtu 6 Desember 2014

Categories: Agama, Motivasi, Ngaji | Tinggalkan komentar

Joint with Us… B.Bc

12

bersama : egy, wulan, leny, Irine, Eva, Siwi, Dina, Uci, Anisa
Bismillah… akan kita rencanakan kembali detik-detik berharga yang dulu pernah kita reguk bersama

Categories: dunia pendidikan, Motivasi | Tinggalkan komentar

Dandelion

CG_Design_Fly_away_dandelion_under_blue_sky she stand strongly under the sunlight eventhough she is alone
on her mind, although there aren’t someone like her, there are many friend, like : grass
grass allways be there wherever dandelion is

dandelion have special friend in her life who is very close with her
but he can’t allways besides dandelion
he is haze
he will meet and hug dandelion just at begining of deepnight until the early morning
when the sun still in her palace

both of them actualy have special feel
but both of them can’t tell what they feel
they just can save their feel to another in their deepheart
don’t know when that feel can be shoutout from the deepheart

sometimes when the weather is clean and the sun is fine,
gentle winds will send one or two lovely seed of Dandelion through the gardens
there, in new place, dandelion will be newperson with new spirit

dandelion is never tired to stand
until the sun flow down into her palace again and the night come
she is very happy if the night come
why? because if night come, it’s mean she will meet haze again
besides, at night everything will be rilex
dandelion so like night

“love that can stay forever”, which possibly origins from the phenomena of Dandelion’s pretty seed dispersal. There is philosophy in it. It contains too much things: love, freedom, pursuit, letting go, repeated partings, and gains in the giving-ups…It’s beautiful, and sad.

Dikutib dari anonim

Categories: Motivasi, Puisi | Tinggalkan komentar

Dzikir

Categories: Motivasi, Ngaji | Tinggalkan komentar

Motivasi hari ini

poster-motivasi-teamwork-kegigihanSimple-Studio-Online-Desain-Poster-Motivasi-Inspirasi-Hari-Landscape-6

Categories: Galeri Foto, Motivasi | Tinggalkan komentar

Lagu Cinta Untuk Mama

Lirik Lagu Cinta Untuk Mama
Vokalis : Kenny.

Apa yang kuberikan untuk mama
Untuk mama tersayang
Tak kumiliki sesuatu berharga
Untuk mama tercinta

Hanya ini kunyanyikan
Senandung dari hatiku untuk mama
Hanya sebuah lagu sederhana
Lagu cintaku untuk mama

Apa yang kuberikan untuk mama
Untuk mama tersayang
Tak kumiliki sesuatu berharga
Untuk mama tercinta

Hanya ini kunyanyikan
Senandung dari hatiku untuk mama
Hanya sebuah lagu sederhana
Lagu cintaku untuk mama

Walau tak dapat selalu ku ungkapkan
Kata cintaku ‘tuk mama
Namun dengarlah hatiku berkata
Sungguh kusayang padamu mama

percayalah hanya diriku paling mengerti
kegelisahan jiwa mu
mama . . .

Oh
Hanya ini kunyanyikan
Senandung dari hatiku untuk mama
Hanya sebuah lagu sederhana
Lagu cintaku untuk mama 2x

17 November 1984 – 17 November 2014

Categories: Motivasi, Puisi | Tinggalkan komentar

for my beloved Father

10743635_10202558212589169_1679782440_n

Abi…

Ajaklah aku berpetualang melihat dunia…

Mengikuti titahNya

Mengikuti jejak-jejak sunnah RosulNya

Dengan penuh Cinta

Dengan ketulusan jiwa dan raga

agar aku bahagia

sekarang hingga diakhirNya

ummu dhia
November 2014

Categories: Puisi | Tinggalkan komentar

Sabtu Malam bersama Asma

Malam itu…
Kucoba ikuti tapak kakimu
awalnya pelan, namun tak kuasa
ternyata kutertatih mengikutimu
Kupandang dengan seksama
apa yang ada disekitarmu,
apa yang kau lakukan untuk sekelilingmu
Sungguh sebelumnya tiada kusangka (meski tlah lama kukenal namamu)
SALUT aku akan KETEGARANMU
Dalam diam coba kudengarkan suara hatimu…
keinginan-keinginan hidupmu
Lembut dan tenang kurasa,
namun ada badai semangat yang menggelora

alur hidupmu
MENCERAHKAN
MENENTRAMKAN
MENGUATKAN AKU

Sabtu malam kemarin
KUTEMUKAN JALAN BIJAK tuk arungi hidupku

ummu dhia
Sabtu, 14 Desember 2013 21.00 WIB
Bersama Asma Binti Abu Bakar

Categories: Puisi | Tinggalkan komentar

Padamu kutemukan Keajaiban

DhiaPadamu kutemukan kajaiban

Dalam kedip matamu, raut mukamu, lentik jemarimu, lengking suaramu, lincah kakimu, hembusan nafasmu..

Padamu kutemukan kekuatan

Lewat kemanjaanmu yang selalu inginkan rengkuhan, suara asingmu yang inginkan dekapan, tangismu yang inginkan kehangatan, polah tingkahmu yang inginkan sambutan, Panas badanmu yang inginkan pelukan

Padamu kutemukan senyum dan keceriaan

Sebab tak pernah ku ingin kau temukan kesedihan, suasana  duka, tetes air mata bahkan tak pernah ku ingin kau lihat wajah penuh keletihan

Padamu kutemukan kesyukuran

Dalam tiap ketiadaan dan keterbatasanku

Sungguh padamu kutemukan harapan

Akan masa depan yang masih tak kentara dan kehidupan abadi yang kuyakin ada

Padamu

Putri kecilku

Kuingin persembahkan cinta dan kebahagiaan

ummu dhia
Sepetember 2014

Categories: Puisi | Tinggalkan komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.